Success Stories

For more than 20 years, Meatless Monday has inspired healthier and more sustainable lifestyles around the world, and in Indonesia the movement continues to grow by encouraging schools, workplaces, communities, and families to begin their week with plant-based meals. Through local initiatives, partnerships, and creative food culture, Meatless Monday Indonesia promotes better health, environmental sustainability, and the celebration of nutritious Indonesian ingredients—showing that one simple change can create a big impact for people and the planet.
Rengginang: Dari Pangan Darurat ke Camilan Favorit Sepanjang Masa
Di tengah gempuran camilan modern yang makin beragam, ada satu makanan tradisional yang tetap bertahan dan hampir selalu hadir di meja saat hari raya: rengginang. Bentuknya bulat, teksturnya tebal dan mekar, dengan bunyi kress yang khas saat digigit. Aromanya pun langsung bikin nostalgia—hangat, sederhana, dan akrab.
Ketahanan Pangan Ala Kampung Adat Cirendeu
Bayangkan kalau suatu hari nasi yang kita makan sehari-hari tiba-tiba hilang dari peredaran karena beras langka. Cemas? Pastinya! Tapi di Kampung Cirendeu, Cimahi, mereka udah lama loh punya cara yang jitu nan keren untuk survive tanpa bergantung pada beras. Yup, mereka memilih singkong sebagai makanan pokok sehari-hari. Anti-mainstream banget bukan? Tapi karena itu mereka jadi tangguh untuk menghadapi isu ketahanan pangan di daerahnya.
Kebiasaan Anak Muda Hari Ini, Dampaknya pada Kesehatan di Masa Depan
"Kesehatan adalah investasi masa depan’ Kedengarannya klise, tapi faktanya memang begitu. Cara kita hidup sekarang—di usia 20–40-an—bakal sangat menentukan kondisi tubuh kita nanti. Kalau di usia muda kesehatan sering diremehkan, biasanya baru kerasa dampaknya pas sudah tua. Dan seperti biasa, penyesalan sering datang belakangan.
Pola Hidup Sehat: Dari Sekadar Tren Jadi Gaya Hidup Anak Muda
Bayangin kehidupan anak muda di kota besar: ritme serba cepat, lembur sampai larut malam, kopi jadi teman setia, dan fast food yang menjadi penyelamat perut saat lapar. Selama bertahun-tahun, hal ini layaknya ‘Gen Z starter kit’. Tapi belakangan, ada perubahan yang menarik dan sebenarnya cukup radikal pada cara generasi muda memaknai hidup sehat.
Kekuatan dari Biji-Bijian: Mengapa World Pulses Day Menjadi Penting bagi Kesehatan Kita dan Bumi
Tiap tanggal 10 Februari, dunia memperingati World Pulses Day atau Hari Kacang-Kacangan Sedunia, yang merupakan hari yang dikhususkan tersebut yang diinisiasi PBB untuk menyadarkan bahwa komoditas ini bukan sekadar bahan pelengkap belaka. Ukurannya yang mungil, kacang-kacangan menyimpan kunci bagi kesehatan tubuh manusia, kesuburan tanah, hingga ketahanan pangan di tengah krisis iklim.
Mengapa Keragaman Pangan Sangat Diperlukan?
The lyric “Tongkat kayu dan batu jadi tanaman” from Koes Plus’s famous song Kolam Susu is something many of us have heard since childhood. The line is not merely poetic expression—Indonesia is indeed rich in food resources.
Ulukutek Oncom dari Pasundan
Suasana panganan Sunda selalu ditandai dengan kesederhanaan, kesegaran, dan cita rasa yang otentik, atau yang disebut nyunda. Di tanah Pasundan (Jawa Barat) yang subur, bahan-bahan nabati berupa sayuran bertransformasi menjadi panganan yang tak terlupakan. Di antara banyak pendamping nasi pada panganan Sunda, Ulukutek Oncom menjadi comfort food bagi masyarakat.
Back To Traditional: Ketika Anak Muda Jatuh Cinta Lagi pada Makanan Kukusan
Di tengah banjirnya makanan instan, junk food dan Ultra Processed Food (UPF), frozen food yang serba cepat dan praktis, kini banyak anak muda justru mulai menoleh kembali ke makanan tradisional, yakni berbagai panganan nabati dengan dimasak secara dikukus. Fenomena ini muncul seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya pola makan sehat dan bergizi.
Melangkah ke Roma, Meatless Monday Indonesia Meramaikan World Food Forum 2025
Tau nggak sih, pada 12–17 Oktober 2025, Meatless Monday Indonesia (MMI) ikut hadir di World Food Forum (WFF) Global Youth Action Initiative (Youth Initiative) di Roma, Italia. Acara ini jadi wadah berkumpulnya anak muda, petani, chef, pembuat kebijakan, investor, dan berbagai komunitas dari seluruh dunia untuk ngobrol bareng soal masa depan pangan yang lebih baik, dengan semangat solidaritas, inovasi, dan memiliki tujuan. Dengan tema “Hand in Hand for Better Foods and a Better Future”, acara ini digelar oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB sekaligus merayakan 80 tahun berdirinya FAO. Melalui WFF, peserta diajak merancang solusi global mulai dari penggunaan teknologi dan agroforestri, melestarikan pengetahuan tradisional, memperbarui pendidikan pangan, sampai mendorong lebih banyak anak muda terlibat dalam proses kebijakan. Forum ini menghadirkan peserta lintas keahlian untuk mengeksplorasi strategi bersama dalam menjawab tantangan sistem pangan, memaparkan pembelajaran dari data, studi kasus, dan pengalaman lapangan yang menunjukkan bagaimana perubahan dapat terjadi. Sekaligus memberi ruang bagi kaum muda untuk menampilkan kontribusi mereka, menyuarakan perspektif pemimpin muda, masyarakat adat, peneliti, dan sektor swasta demi mendorong pendekatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat kerja sama dan aliansi agar inovasi dan transformasi di sektor agrifood dapat berlangsung lebih cepat. Selain itu, Meatless Monday Indonesia bersama Meatless Monday Global dari Amerika Serikat, Tiongkok, dan Afrika Selatan juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan gerakan Meatless Monday dan menjabarkan upaya advokasi yang sudah dilakukan selama ini di berbagai negara. Dari Interaksi ke Aksi: Cerita Meatless Monday di WFF Di WFF, Meatless Monday membuka booth interaktif. Tujuannya simpel, bikin orang makin paham kalau Meatless Monday itu bukan sekedar gerakan ‘tidak makan daging setiap Senin’ tapi journey menuju hidup yang lebih mindful dan ramah lingkungan. Para pengunjung ikut dalam berbagai kegiatan, termasuk diskusi dan sesi interaktif yaitu memberikan harapan terkait masa depan pangan yang berkelanjutan dan lebih baik melalui telephone engagement. Mereka melihat misi Meatless Monday selaras dengan isu WFF yakni isu iklim, keanekaragaman hayati, pangan berkelanjutan, dan upaya menjaga ekosistem air bersih. Peserta juga menekankan pentingnya protein nabati serta melihat kampanye ini sebagai perjalanan budaya dan eksplorasi makanan, bukan aturan diet yang ketat. Ada beberapa hal yang dapat dipelajari dari interaksi ini, di mana Meatless Monday lebih mudah diterima ketika diposisikan sebagai gerakan yang fleksibel, inklusif, dan menyenangkan, dengan pendekatan “one day a week” yang sesuai berbagai budaya dan gaya hidup. Meski banyak peserta memahami keterkaitan konsumsi daging dengan dampak lingkungan dan kesehatan, mereka masih membutuhkan langkah praktis yang dijelaskan melalui pesan-pesan sederhana, storytelling tentang tradisi makanan dan kebiasaan keluarga jauh lebih efektif dalam menyampaikan kampanye. Antusiasme anak muda juga membuka peluang jejaring dan inovasi lokal. Selain itu, tim Meatless Monday juga terlibat aktif di beberapa sesi menarik dan relevan dengan gerakan Meatless Monday, seperti: Youth Assembly: Agrifood systems, NDC 3.0, and COP30: muncul beberapa poin penting, seperti peran strategis anak muda dalam mendorong sistem pangan yang berkelanjutan dan ramah iklim, pentingnya keterwakilan pemuda dalam keputusan iklim global, solusi yang dipimpin oleh pemuda, dan suara pemuda dalam COP30 pada isu pangan, iklim, dan keberlanjutan. Diet berbasis nabati dari perspektif gizi yang mencakup beberapa poin: diet harus memadai dalam segi nutrisi, beragam, dan terjangkau; makan tradisional menjadi transisi pola makan yang baik; gastronomi menjadi peran penting dalam menerima pola makan berbasis nabati; kolaborasi anak muda untuk mempromosikan kebiasaan makan yang berkelanjutan. Pangan masa depan, menjabarkan keterhubungan dengan Meatless Monday, yakni mendorong pangan berbasis nabati yang lebih ramah iklim, meningkatkan gizi, membantu melindungi lingkungan, dan mendukung pilihan makan yang adil dan inklusif. Perjalanan MMI di World Food Forum 2025 menunjukkan satu hal, anak muda punya peran besar dalam mengubah masa depan pangan. So, stay tuned terus, karena perjalanan Meatless Monday Indonesia belum selesai!
Meatless Monday, Langkah Kecil Menuju Bumi Sehat dan Hidup Seimbang
Dengan bertambahnya usia bumi dan krisis iklim yang terus mengintai, masyarakat tentunya tidak tinggal diam dalam menghadapi berbagai macam bencana. Hal ini menimbulkan kesadaran akan lingkungan yang semakin meningkat. Berbagai macam cara dilakukan setiap orang untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga bumi dan mempromosikan gaya hidup yang lebih sehat.
Reducing Meat Consumption for a Healthier Planet
Meatless Monday, the campaign that encourages people to reduce their consumption of meat one day a week to benefit both their health and that of the planet, came to Indonesia in 2021.
Meatless Monday Indonesia Dorong Remaja Indonesia Tingkatkan Gaya Hidup Sehat dan Berkelanjutan
Inspired by national “meatless days” that helped the war effort during World War I and World War II, Meatless Monday has grown into a global movement
Media
Coverage
Meatless Monday
Videos
Upcoming
Event