MMI School Outreach: Mengenal Meatless Monday di Sekolah

Share

Tentang Program

Untuk memperluas edukasi dan kesadaran mengenai pola makan sehat yang berkelanjutan (planetary health diet) di kalangan anak muda, MMI menghadirkan program pendekatan ke sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat (school outreach) di Jakarta. Program ini menjadi cara bagi MMI untuk membawa isu pola makan sehat dan berkelanjutan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari para pelajar.

Anak muda saat ini memiliki kepedulian yang semakin tinggi terhadap kesehatan, lingkungan, dan tantangan krisis iklim. Melalui program ini, MMI ingin membuka ruang bagi mereka untuk menyalurkan kepedulian tersebut melalui langkah yang sederhana, dengan memulai pola makan yang lebih sehat sekaligus lebih bertanggung jawab terhadap Bumi.

Kenapa Program Ini Ada?

Kehadiran program ini merupakan peningkatan pemahaman kepada pelajar untuk senantiasa mengurangi konsumsi daging yang membantu menurunkan jejak karbon dan mengurangi dampak krisis iklim (seperti penggundulan hutan, emisi gas rumah kaca, dan pemborosan air).

Selain itu, mengadopsi Meatless Monday di kehidupan anak muda sebagai gaya hidup yang sehat dan ramah lingkungan serta menghargai kekayaan pangan lokal berbasis nabati.

Terakhir, membentuk jejaring pertemanan melalui Meatless Monday Youth Network/Alliance untuk menyebarluaskan lebih jauh terkait gerakan Meatless Monday kepada teman sebayanya.

Gimana Prosesnya?

Melalui program ini, MMI menjangkau 20 sekolah, melibatkan 20 fasilitator, serta berhasil mengedukasi lebih dari 500 siswa dan menargetkan sekitar 1000 siswa dalam kampanye kesadaran mengenai Meatless Monday.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur dengan peserta dari anggota Palang Merah Remaja (PMR) kelas 10 dan 11.

Kegiatan ini dikemas dalam format class meeting dua pertemuan yang interaktif dan menyenangkan. Sesi dimulai dengan diskusi “mitos vs fakta” seputar makanan dan lingkungan atau pemaparan satu arah, dilanjutkan dengan games atau ice breaking secara berkelompok.

Para siswa juga diajak mengelompokkan berbagai jenis makanan pada media karton untuk memahami sumber pangan yang lebih berkelanjutan. Di akhir sesi, peserta menuangkan ide dan pembelajaran mereka melalui pembuatan poster/infografis atau melalui tugas mini melalui media sosial, sebagai cara kreatif untuk menyuarakan pesan Meatless Monday di lingkungan sekolah mereka.

Apa Dampaknya?

Para peserta didorong untuk mulai membangun gaya hidup yang lebih sadar, terutama dalam memilih pola makan yang lebih sehat dan ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya menghadapi krisis iklim.

Selain berdampak pada lingkungan, pola konsumsi yang lebih seimbang juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit tidak menular (PTM) sejak usia remaja serta memberikan manfaat kesehatan dalam jangka panjang.

Secara keseluruhan, program ini berhasil mengedukasi 898 siswa mengenai Meatless Monday. Antusiasme peserta juga terlihat dari partisipasi dalam lomba kreatif, di mana 203 tim mendaftar lomba mading/poster digital dan 155 tim aktif mengikuti lomba mading digital.

Dari hasil sesi edukasi ini, banyak siswa mengaku baru pertama kali mengenal konsep Meatless Monday serta memahami kaitannya dengan isu krisis iklim dan pemanasan global.

Other
Success Story