{"id":2005,"date":"2026-05-20T16:43:23","date_gmt":"2026-05-20T09:43:23","guid":{"rendered":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/?post_type=blurbs&#038;p=2005"},"modified":"2026-05-20T16:43:24","modified_gmt":"2026-05-20T09:43:24","slug":"gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation","status":"publish","type":"blurbs","link":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/","title":{"rendered":"Gen Z &amp; Mental Health: Dari Tabu Jadi Topik Sehari-hari"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"wp-block-heading\"><\/h2>\n\n\n\n<p>Di tengah dunia digital yang serba cepat dan selalu terkoneksi, obrolan soal kesehatan mental kini terasa jauh lebih terbuka di kalangan remaja tanpa dibayangi stigma. Anak muda mulai menempatkan isu ini sebagai bagian penting dalam hidup mereka, bukan lagi sekadar bisikan di pinggir percakapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"translation-block\">Istilah seperti self-love, boundaries, sampai burnout sudah jadi bahasa sehari-hari. Mereka makin berani memprioritaskan kondisi emosional dan psikologis dalam hubungan, belajar mengenali perasaan sendiri, merawat diri dalam self-care, mencari informasi yang benar, bahkan mengambil langkah untuk datang ke tenaga profesional ketika dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesadaran ini bukan cuma lahir dari diri sendiri, melainkan dari lingkungan mereka, dimulai dari budaya pop hingga media digital. Telah menyuburkan ruang ekspresi yang lebih terbuka mengenai kesehatan mental. Musik, misalnya, sering jadi medium yang paling dekat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cPilu yang dulu hilang kini berganti merdu, badai telah berlalu.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"translation-block\">Penggalan lirik dari kolaborasi BCL, Diskoria, dan Laleilmanino dalam lagu \u201cBadai Telah Berlalu\u201d ini mengingatkan bahwa rasa sakit dan badai hidup pada akhirnya bisa reda.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, apa yang sebenarnya mendorong remaja untuk semakin peduli pada kesehatan mental mereka?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mencari Arah Hidup di Tengah Emosi yang Naik-Turun<\/h2>\n\n\n\n<p>Masa remaja adalah fase penuh perubahan. Tuntutan sekolah, dinamika pertemanan, perubahan tubuh, ekspektasi keluarga, hingga tekanan dari dunia digital datang bersamaan. Tidak heran kalau isu kesehatan mental makin sering muncul ke permukaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Data menyebutkan bahwa dari 31 juta penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas telah mengalami gangguan mental, bahkan 19 juta di antaranya menghadapi masalah emosional, dan 12 juta lainnya mengidap depresi (Qurniyawati, 2025). Angka ini jelas bukan hal sepele, melainkan butuh penanganan cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Braghmandita Widya Indraswari dari Satgas Remaja Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada tiga fase besar yang ikut membentuk kondisi mental remaja.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama, fase ketika fisik, cara berpikir, dan lingkungan sosial berubah secara drastis, pubertas dimulai, dan mereka mulai merasa punya peran dan sebagai calon individu dewasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Fase kedua adalah masa transisi, dari anak yang bergantung pada orang tua menjadi sosok yang perlahan belajar berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu fase ketiga adalah ketika perubahan biologis, psikologis, dan seksual makin terasa kuat seiring berjalannya pubertas.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tengah semua perubahan itu, emosi remaja memang cenderung naik turun. Rasa penasaran pun semakin besar. Pada usia 14\u201316 tahun, banyak yang mulai ingin mencoba hal-hal baru, mulai dari yang positif hingga berisiko, seperti rokok atau alkohol. Ini biasanya menjadi titik di mana mereka mencari jati diri, sehingga pendampingan dari orang dewasa sangat penting agar mereka tidak salah arah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, pada usia 17\u201319 tahun, kebanyakan remaja mulai memiliki rasa tanggung jawab yang lebih matang. Mereka lebih mampu menimbang mana keputusan yang baik, mana yang buruk, dan mulai membangun kemandirian mereka sebagai manusia dewasa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Budaya Pop dan Peran Media Digita: Pedang Bermata Dua<\/h2>\n\n\n\n<p>Selain faktor dari dalam diri, lingkungan luar juga punya andil besar. Kesehatan mental yang dulu dianggap urusan pribadi kini berubah jadi obrolan bersama karena banyak orang merasa punya pengalaman dan perasaan yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"translation-block\">Di platform seperti Tiktok, Instagram, dan X, ekspresi kegelisahan, curhat, atau cerita hidup muncul begitu bebas sehingga tumbuh rasa \u2018kita senasib\u2019 di antara para penggunanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak publik figur\u2014artis, musisi, sampai influencer\u2014ikut berbagi pengalaman mereka soal kesehatan mental. Dampak positifnya, stigma perlahan terkikis. Remaja jadi lebih berani mengakui bahwa merasa lelah, cemas, atau kewalahan itu manusiawi. Akses informasi juga semakin mudah, membantu banyak orang memahami apa yang sedang mereka rasakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, keterbukaan ini juga memiliki sisi lain yang tidak dapat diabaikan. Akses mudah terhadap informasi terkadang mendorong diagnosis mandiri tanpa bimbingan profesional. Tekanan sosial akibat terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain juga terus meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, media sosial juga tidak selalu membawa efek baik. Penelitian (Patricia et al, 2024) menunjukkan bahwa 81 persen responden usia 15\u201326 tahun merasa konten di media sosial sangat memengaruhi kesehatan mental mereka. Salah satu pemicunya adalah kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, tercatat juga 81 persen responden mengaku terpengaruh hanya karena melihat story seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tidak disikapi dengan bijak, media sosial yang seharusnya jadi ruang hiburan justru bisa menguras energi emosional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Menjaga Kesehatan Mental Tetap Seimbang<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menjaga diri tetap waras di tengah hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari, ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"translation-block\">Salah satunya adalah peer support\u2014dukungan dari teman sebaya. Interaksi dengan orang yang usianya sama dan punya pengalaman mirip sering membuat kita lebih mudah merasa dimengerti. Dukungan seperti ini bisa memunculkan empati, memberi ruang aman, dan membantu seseorang tidak merasa sendirian (Prakosa et al, 2024).<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, melatih regulasi emosi juga penting. Beberapa hal yang bisa dicoba antara lain mindfulness, mengubah pola pikir yang tidak membantu, mengekspresikan emosi dengan sehat, serta membangun pola hidup yang lebih seimbang.<\/p>\n\n\n\n<p>Termasuk menjaga pola makan, misalnya dengan Meatless Monday. Sejumlah studi menunjukkan bahwa pola makan berbasis nabati dapat membantu memperbaiki suasana hati serta menurunkan tingkat stres, depresi, dan kecemasan, meskipun efeknya bisa berbeda tiap orang.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal lain ialah memberikan jeda dari media sosial. Digital break membantu mengurangi paparan konten yang memicu kecemasan dan membuat pikiran lebih lega.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, perhatian remaja terhadap kesehatan mental bukan sekadar tren. Ini adalah bentuk usaha untuk mengenal diri sendiri, memahami batasan, dan hidup lebih seimbang.<\/p>\n\n\n\n<p>Terbuka soal perasaan adalah hal yang sehat, selama tetap dibarengi dengan batasan agar tidak berujung pada kelelahan emosional.<\/p>\n\n\n\n<p>Peduli kesehatan mental bukan tanda lemah\u2014justru bukti bahwa kita ingin bertumbuh dengan lebih sadar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/regulasi-emosi-ini-manfaat-dan-cara-mengembangkannya?utm_source=chatgpt.com\">Alodokter \u2013 Emotional Regulation: Benefits and How to Develop It<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/jurnalilmiahcitrabakti.ac.id\/jil\/index.php\/jcp\/article\/view\/?utm_source=chatgpt.com\">Jurnal Citra Pendidikan \u2013 The Influence of Social Media on Mental Health<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/parenting.viva.co.id\/kids\/46-mengapa-remaja-rentan-gangguan-mental-ahli-idai-ungkap-alasannya?page=all&amp;utm_source=chatgpt.com\">Viva Parenting \u2013 Why Are Teenagers Vulnerable to Mental Disorders?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/unair.ac.id\/riset-kesehatan-mental-remaja-indonesia-terus-meningkat\/?utm_source=chatgpt.com\">Universitas Airlangga \u2013 Mental Health Research on Indonesian Adolescents Continues to Rise<\/a><\/li>\n<\/ul>","protected":false},"featured_media":2006,"template":"","meta":{"_acf_changed":false},"class_list":["post-2005","blurbs","type-blurbs","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gen Z &amp; Mental Health: From Taboo to Everyday Conversation - Meatless Monday Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gen Z &amp; Mental Health: From Taboo to Everyday Conversation - Meatless Monday Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"In today\u2019s fast-paced and constantly connected digital world, conversations about mental health have become far more open among young people, no longer overshadowed by stigma. Teenagers and young adults are beginning to place mental health as an important part of their lives\u2014not just something whispered on the sidelines of conversations. Terms like&nbsp;self-love,&nbsp;boundaries, and&nbsp;burnout&nbsp;have become part [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Meatless Monday Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-20T09:43:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alex-shuper-7DuGDObPt6M-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/\",\"url\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/\",\"name\":\"Gen Z &amp; Mental Health: From Taboo to Everyday Conversation - Meatless Monday Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alex-shuper-7DuGDObPt6M-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-20T09:43:23+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-20T09:43:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alex-shuper-7DuGDObPt6M-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alex-shuper-7DuGDObPt6M-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gen Z &amp; Mental Health: From Taboo to Everyday Conversation\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/\",\"name\":\"Meatless Monday Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gen Z &amp; Mental Health: From Taboo to Everyday Conversation - Meatless Monday Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gen Z &amp; Mental Health: From Taboo to Everyday Conversation - Meatless Monday Indonesia","og_description":"In today\u2019s fast-paced and constantly connected digital world, conversations about mental health have become far more open among young people, no longer overshadowed by stigma. Teenagers and young adults are beginning to place mental health as an important part of their lives\u2014not just something whispered on the sidelines of conversations. Terms like&nbsp;self-love,&nbsp;boundaries, and&nbsp;burnout&nbsp;have become part [&hellip;]","og_url":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/","og_site_name":"Meatless Monday Indonesia","article_modified_time":"2026-05-20T09:43:24+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alex-shuper-7DuGDObPt6M-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/","url":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/","name":"Gen Z &amp; Mental Health: From Taboo to Everyday Conversation - Meatless Monday Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alex-shuper-7DuGDObPt6M-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2026-05-20T09:43:23+00:00","dateModified":"2026-05-20T09:43:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#primaryimage","url":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alex-shuper-7DuGDObPt6M-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alex-shuper-7DuGDObPt6M-unsplash-scaled.jpg","width":2560,"height":1707},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/blurbs\/gen-z-mental-health-from-taboo-to-everyday-conversation\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gen Z &amp; Mental Health: From Taboo to Everyday Conversation"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/#website","url":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/","name":"Meatless Monday Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/blurbs\/2005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/blurbs"}],"about":[{"href":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blurbs"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2006"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/meatlessmonday.jalinfoundation.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}